Cara Membuat Video Animasi dalam 6 Langkah

Membuat video animasi tentu memiliki tantangan tersendiri. Jika dibandingkan dengan pembuatan video biasa, bisa jadi pembuatan video animasi jauh lebih rumit.

Ini karena dalam video animasi, Anda harus menciptakan objek yang akan dijadikan video terlebih dulu. Walau begitu, bukan berarti pembuatan video animasi tidak dapat dipelajari sama sekali. Berikut cara membuat video animasi dalam enam langkah.

special40

Susun naskah terlebih dahulu

Sebagai langkah awal, Anda harus menyusun naskah. Apa yang sebaiknya ada dalam sebuah naskah video animasi? Untuk memudahkan Anda dalam menyusun naskah, tentukan terlebih dulu apa tujuan utama video tersebut, untuk siapakah video tersebut dibuat, apa pesan yang ingin Anda sampaikan, dan kira-kira tindakan seperti apa yang Anda harapkan dari penonton setelah menonton video.

Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, Anda seharusnya sudah bisa mengetahui bagaimana kira-kira video animasi akan berjalan. Usahakan untuk tidak membuat video menjadi terlalu rumit karena bisa membuat penonton susah memahaminya.

Lanjutkan dengan storyboard

Setelah Anda memiliki naskah, sekarang waktunya membuat storyboard. Apa itu storyboard? Secara sederhana, storyboard bisa dipahami sebagai gambaran kasar dari keseluruhan video.

Bagi para pemula, langkah ini akan sangat membantu. Storyboard akan membantu Anda untuk memperkirakan bagaimana video akan dibuat.

Biasanya storyboard akan menyerupai sebuah komik strip sederhana dengan beberapa panel. Selain memuat perkiraan gambar, storyboard juga memuat bagaimana gambar akan diambil (dari angle mana). Bisa dibilang, storyboard adalah panduan untuk membuat video yang dibuat dan ditujukan untuk Anda sendiri.

Tentukan jenis video animasi yang akan dibuat

Ada banyak jenis video animasi yang bisa Anda pilih. Berikut ini beberapa jenis video animasi yang sering dijumpai:

  • Animasi 2D

Animasi jenis ini menampilkan karakter 2D (2 dimensi). Animasi seperti ini sangat umum dijumpai karena relatif lebih mudah dibuat tetapi tetap menarik.

  • Animasi 3D

Animasi jenis ini menampilkan karakter 3D (3 dimensi). Jika dibandingkan dengan karakter animasi 2D, karakter 3D terlihat lebih nyata dan bervolume.

  • Animasi whiteboard

Animasi whiteboard umum digunakan sebagai media pembelajaran. Ciri khasnya adalah karakter dalam video yang seolah dibuat pada sebuah whiteboard.

  • Animasi tipografi

Animasi tipografi menggabungkan animasi gerakan dengan tulisan. Anda bisa menemukan animasi jenis ini pada video lirik.

  • Animasi infografi

Animasi infografi biasanya berisi data grafik. Tujuan utama dari animasi ini adalah untuk membuat data yang terlihat membosankan menjadi menarik.

Baca juga:  Tips Menentukan Desain Logo untuk Bisnis Anda

Mulai membuat video

Sekarang waktunya Anda membuat video. Untuk membuat video, Anda bisa mengandalkan kemampuan sendiri. Cukup berbekal perangkat komputer, sambungan internet, serta website atau software yang mendukung pembuatan animasi, maka Anda sudah bisa menghasilkan video animasi sendiri.

Namun, jika Anda masih ragu dengan kemampuan sendiri, tidak ada salahnya untuk merekrut tenaga ahli. Tidak perlu merekrut tenaga full time atau in-house team, Anda bisa merekrut tenaga independen untuk proyek singkat. Fastwork.id siap membantu Anda untuk langsung terhubung dengan para pembuat video animasi berpengalaman.

Tambahkan latar musik yang sesuai

Video animasi akan kurang menarik tanpa adanya latar musik. Selain mampu membuat video lebih menarik, latar musik juga bisa membantu Anda untuk menciptakan suasana yang diinginkan. Misalkan untuk suasana yang mencekam, Anda dapat menambahkan latar musik berupa suara petir.

Namun, perlu diperhatikan, saat memilih latar musik pastikan audio tersebut memang bebas hak cipta. Ada banyak situs yang bisa dituju untuk mendapat audio bebas hak cipta, seperti YouTube Audio Library, Free Stock Music, hingga HookSound.

Buat narasi cerita

Anda kini semakin dekat dengan video animasi buatan sendiri. Apa langkah akhir yang harus dilakukan? Langkah terakhir dalam pembuatan animation adalah menambahkan narasi cerita.

Narasi cerita akan membantu penonton untuk lebih memahami video Anda sehingga nantinya mereka pun bisa memberi reaksi seperti yang diharapkan.

Untuk menambahkan narasi cerita, Anda bisa melakukan voice over. Voice over adalah suara yang ditambahkan ke dalam sebuah video jadi. Anda bisa merekam suara sendiri atau menggunakan jasa ahli yang memang sudah berpengalaman dalam hal voice over.

Itulah enam langkah mudah untuk membuat video animasi. Untuk bisa menghasilkan video animasi berkualitas tinggi memang tidak bisa hanya dalam sekejap waktu, Anda perlu terus berlatih agar animasi semakin baik. Semoga tips di atas membantu Anda untuk menyempurnakan video animasi buatan sendiri!

Baca juga:  Pentingnya Menentukan Target Market untuk Bisnis Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top