Cara Membuat Website eCommerce Pertama Anda dengan Mudah

Perkembangan eCommerce di Indonesia sangat pesat. Menurut Merchant Machine, perkembangan eCommerce di Indonesia bahkan mencapai 78% (per tahun 2018), yang berarti tertinggi di dunia. Maka seharusnya tidak mengherankan lagi jika bisnis eCommerce di Indonesia menjadi begitu menggiurkan.

Untuk berkecimpung di bisnis eCommerce pun cukup mudah, Anda bisa menjadi seller yang menjual dagangan atau sekadar berperan sebagai dropshipper.

Namun jika Anda ingin membidik target yang lebih besar, membuat website eCommerce sendiri pun bisa dilakukan. Berikut cara membuat website eCommerce pertama dengan mudah.

special40

Menentukan produk

Website eCommerce yang memperjualbelikan aneka barang dan kebutuhan memang laku keras di Indonesia. Sebut saja Tokopedia, BukaLapak, dan Shopee.

Ketiganya mampu menjadi raksasa eCommerce umum di Indonesia per pertengahan tahun 2019 ini. Walau begitu, untuk Freebudies pemula di bisnis eCommerce sebaiknya tidak mengikuti strategi yang sama.

Bagi pemula disarankan untuk memilih produk atau industri spesifik untuk website eCommerce. Di tahun 2019 ini, eCommerce yang spesifik dalam produk tertentu memiliki potensi berkembang lebih besar.

Lihat saja website eCommerce Bhinneka yang fokus pada produk elektronik dan Sociolla yang fokus pada industri kecantikan. Persentase peningkatan akses ke dua website eCommerce tersebut bahkan melebihi angka 200%.

Beberapa faktor yang bisa Freebudies pertimbangkan saat memilih produk di antaranya:

  • Harga, apakah produk memiliki biaya produksi yang besar? Berapa besar peluang untuk meraih nilai ROI (Return of Investment) positif?
  • Ketersediaan barang, apakah produk mudah ditemukan? Apakah produk pilihan Anda masih jarang diperjualbelikan di Indonesia? Jika jawabannya iya, maka kemungkinan website eCommerce Anda dilirik konsumen pun semakin besar.

Memilih penyedia produk

Bisnis eCommerce adalah sebuah bisnis yang unik. Jika diibaratkan, menjadi pemilik website eCommerce adalah pemilik pasar sedangkan para seller di dalamnya adalah penjual yang menyewa stan di pasar Anda.

Baca juga:  Pengertian dan Sejarah Website

Untuk itu, Anda tidak bisa menjalankan website eCommerce tanpa keberadaan seller yang menyediakan sekaligus menjual produk. Bagaimana cara menemukan seller untuk diajak bergabung dengan website eCommerce Anda?

Freebudies dapat memanfaatkan teknologi terkini, salah satunya adalah dengan Google Shopping. Melalui Google Shopping, Anda bukan hanya dapat menemukan calon penjual, tetapi juga pihak manufaktur produk yang dapat digandeng untuk berjualan di eCommerce milik Anda.

Cara membuat website eCommerce

  • Menentukan platform

Setelah konsep eCommerce Anda matang, kini saatnya untuk mulai membuat website eCommerce. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan platform untuk website eCommerce Anda. Saat ini sudah ada banyak platform yang bisa dipilih untuk mengelola website eCommerce. Salah satunya adalah OpenCart.

OpenCart menggunakan sistem open source, artinya Anda dapat mengatur seluruh komponen di dalam website sesuai dengan keinginan, mulai dari desain hingga fungsinya.

Platform ini cocok untuk pemula karena menawarkan beragam jenis extension multifungsi bagi para penggunanya tanpa dipungut biaya sepeser pun. Jika harus membayar pun, harganya relatif murah, yakni sekitar $10-50.

Namun jika Anda kurang suka dengan sistem open source yang terlalu fleksibel, bisa mencoba WordPress. Anda tentu sudah familiar dengan CMS (content management system) yang satu ini.

Dengan pengelolaan yang tepat, WordPress sudah bisa dijadikan platform untuk website eCommerce Anda. User interface yang sudah familiar jelas akan memudahkan Anda dalam pengelolaan website.

  • Merancang desain web

Penampilan website Anda adalah kunci untuk menarik lebih banyak pengunjung. Semakin menarik tampilan sebuah website, maka semakin besar peluangnya untuk menarik lebih banyak pengunjung. Oleh karenanya, Anda perlu memperhatikan masalah desain web ini.

Anda dapat memanfaatkan tema yang disediakan oleh platform eCommerce. Biasanya platform juga menyediakan desain website yang bisa dipilih, beberapa bahkan gratis.

Baca juga:  7 Mesin Pencari Alternatif Terbaik Selain Google

Ada juga website yang memang khusus menjual template untuk website. Harganya variatif, mulai dari $20 hingga $50, relatif lebih murah dibandingkan jika Anda merekrut desainer web yang khusus menangani website eCommerce.

  • Menentukan domain dan hosting

Setiap website jelas membutuhkan domain dan hosting, termasuk untuk website eCommerce Freebudies. Untuk mendapatkannya memang mudah, yakni dengan mengunjungi situs penyedia web hosting tepercaya. Namun, hal ini bisa menjadi rumit jika Anda memang tidak terlalu paham dengan urusan web development.

Sebagai alternatif, sebaiknya Anda merekrut tenaga ahli yang berpengalaman. Fastwork.id siap menghubungkan Anda dengan web developer yang memang memiliki spesifikasi di bidang eCommerce.

Dengan proses rekrutmen yang mudah dan transparan, Anda bisa langsung bekerja sama tanpa harus terlalu memikirkan soal biaya. Dijamin, tenaga ahli yang bergabung bersama Fastwork.id memiliki tarif yang bersaing di bidangnya.

Itulah cara membuat website eCommerce dengan mudah untuk pemula. Selamat berbisnis!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top