Perhatikan 11 Hal Ini saat Membuat Desain Kartu Nama

Hubungan bisnis terjalin atas dasar kepercayaan. Kepercayaan ini pun tidak terbentuk dalam waktu yang singkat. Semua bermula dari sebuah pertemuan yang kemudian membentuk sebuah interaksi. Namun, dalam sebuah pertemuan bisnis, tidak sedikit diantaranya yang berawal dari desain kartu nama.

Di era digital seperti sekarang ini, kartu nama mungkin terlihat seperti sebuah peninggalan dari masa lampau. Meski demikian, kartu nama bisa menjadi alat yang sangat berguna dalam membuka sebuah percakapan bisnis atau bahkan untuk meninggalkan kesan kepada lawan bicara.

Untuk membuat kartu nama yang mampu memenuhi ekspektasi seperti ini, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan saat membuat desain kartu nama.

special40

1. Fokus pada Informasi yang Benar-benar Penting

Ukuran kartu nama yang kecil kerap kali membuat seorang desainer harus berpikir lebih keras dalam membuat desainnya. Ruang yang tersedia sangat terbatas. Meski demikian, bukan berarti semua ruang yang tersedia dapat digunakan begitu saja. Karena itu, Anda harus mempertimbangkan dengan matang informasi apa saja yang akan ditampilkan nantinya.

Menentukan informasi apa saja yang akan ditulis pada kartu nama memang bukan perkara sederhana. Di sisi lain, informasi yang ditulis juga harus dibuat sejelas mungkin. Ada kontradiksi di sana. Lantas informasi apa saja yang sebaiknya ditulis?

Kartu nama bukanlah profil perusahaan. Jadi menuliskan nama pemilik kartu, nama perusahaan, alamat kantor, dan nomor kontak yang bisa dihubungi sudah cukup. Untuk membuatnya terlihat lebih profesional sekaligus memberi sedikit aksen, tambahkan logo perusahaan.

2. Mudah Terbaca

Desain kartu nama yang unik dan kreatif memang mampu menarik setiap mata yang melihatnya. Namun, Anda sebaiknya ingat bahwa yang dibuat di sini adalah kartu nama, bukan karya seni. Desain adalah komponen pendukung. Informasi di dalam kartu nama adalah hal yang paling utama.

Dalam membuat desain kartu nama, pastikan desain tersebut tidak membuat informasi di dalamnya justru sulit dibaca. Pilih jenis font yang cocok. Hindari jenis font yang funky. Pilih saja jenis font yang umum digunakan.

Ukuran font juga harus diperhatikan. Pilih ukuran font yang cukup besar dan tidak membuat mata sakit. Jika ingin memberi sedikit aksen agar kartu nama tidak terlihat membosankan, serahkan tugas itu pada logo perusahaan.

3. Hindari Desain Full Coverage

Maksud dari desain full coverage adalah menutup semua sisi kartu nama, baik sisi depan maupun belakang. Meski gagasan desain seperti ini terkesan cukup menarik, hal tersebut kurang cocok jika diterapkan pada desain kartu nama.

Baca juga:  Cara Membuat Paspor Online dalam 5 Menit, Praktis Tanpa Lelah Antri

Kartu nama termasuk bagian dari wajah perusahaan. Ada kesan profesional yang harus bisa ditunjukkannya. Salah satu cara untuk membuat desain kartu nama yang terkesan profesional adalah menggunakan komponen desain seefektif mungkin. Beri ruang kosong atau white space agar desain kartu nama tidak terlalu penuh.

Selain itu, usahakan untuk tidak mencetak bagian belakang kartu nama. Biarkan sisi bagian belakangnya kosong untuk memberi ruang jika pemilik atau penerima kartu nama nantinya merasa perlu menambahkan beberapa tambahan informasi penting yang belum tercetak.

4. Desain yang Berorientasi pada Audiens

Pada dasarnya, desain kartu nama dibuat untuk audiens, bukan untuk perusahaan. Karena itu, orientasinya harus pada audiens. Desain seperti apa yang mudah diterima oleh audiens? Inilah yang menjadi acuan dalam membuat sebuah kartu nama.

Jangan buat audiens Anda bingung dengan desain yang terlalu rumit. Buat desain kartu nama sesederhana mungkin agar mudah dipahami. Jika Anda memiliki dua bisnis dan dua perusahaan, buat juga dua kartu nama untuk masing-masing perusahaan. Jangan mencetak keduanya pada satu lembar kartu nama yang sama.

Untuk membuat desain yang mudah diterima audiens, cobalah untuk menempatkan diri sebagai audiens saat membuat desain kartu nama. Coba nilai desain yang dibuat. Apakah mudah dipahami atau tidak? Jika memang cukup mudah dipahami, Anda bisa mulai mencetaknya.

5. Cetak Kartu Nama secara Profesional

Urusan cetak mencetak pada dasarnya memang bisa dilakukan dengan printer rumahan seperti printer inkjet. Namun, hasil cetak printer seperti ini jelas tidak bisa dibandingkan dengan printing kartu nama profesional.

Mengingat jenis kertas yang biasa digunakan untuk mencetak kartu nama juga berbeda dari kertas yang bisa ditangani oleh printer inkjet, kualitas cetakannya dipastikan terkesan seadanya.

Untuk urusan mencetak kartu nama, sebaiknya gunakan printer yang memang memiliki kapasitas untuk melakukan hal tersebut. Meski demikian, bukan berarti Anda harus membeli printer mahal sendiri. Anda bisa mencetaknya di percetakan yang memang sudah biasa mencetak kartu nama.

Menggunakan jasa percetakan untuk mencetak kartu nama memang membutuhkan biaya tambahan. Anda juga harus mencetak kartu nama dalam jumlah besar. Namun, mengingat manfaat jangka panjang yang bisa diperoleh, Anda bisa menganggap pengeluaran tersebut sebagai investasi bisnis.

6. Finishing yang Unik

Anda mungkin pernah melihat kartu nama dengan finishing yang cukup unik, seperti dengan sudut kartu yang membulat atau adanya tambahan lubang pada salah satu sudut kartu nama. Bahkan, ada juga kartu nama yang dibuat dengan beberapa potongan dan tekukan sehingga memungkinkannya dilipat menjadi bentuk yang unik.

Baca juga:  Cara Efektif Tingkatkan Traffic Website Kamu

Finishing seperti ini akan meningkatkan daya tarik sebuah kartu nama. Keunikan tersebut memberinya sebuah karakter dan membuatnya terlihat berbeda. Orang yang menerimanya pun merasa bahwa kartu nama tersebut memang layak disimpan.

Meski demikian, jangan memilih sebuah finishing hanya karena finishing tersebut terlihat menarik. Pastikan finishing tersebut juga relevan dengan merek dan perusahaan yang diwakilinya.

7. Bahan Kartu yang Berbeda

Umumnya, kartu nama dibuat dari kertas dengan informasi penting tercetak di atasnya. Jika ingin kartu nama Anda terlihat lebih menonjol, cobalah untuk menggunakan media cetak yang berbeda.

Ada banyak pilihan yang tersedia, seperti plastik mika, kayu, atau bahkan lempengan besi tipis. Saat memilihnya, sesuaikan dengan konsep dari desain yang telah dibuat sebelumnya. Selain itu, jangan lupa mempertimbangkan faktor keamanannya.

Anda juga bisa tetap menggunakan media kertas untuk mencetak desain kartu nama. Agar terlihat berbeda, carilah jenis kertas yang jarang digunakan untuk membuat kartu nama. Salah satu contohnya adalah kertas daur ulang.

Tentu saja, jenis kertas seperti akan lebih cocok jika digunakan perusahaan yang memang bergerak di industri daur ulang atau green business. Karena itulah, memilih media cetak kartu nama tetap harus didasarkan pada merek dan perusahaan Anda.

8. Beri Nilai Tambah

Fungsi utama sebuah kartu nama adalah identitas dan alat promosi. Kartu nama dibuat untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan informasi. Itulah fungsi dasar sebuah kartu nama.

Namun, jika Anda mampu memasukkan nilai tambah ke dalamnya, bukan tidak mungkin orang yang menerimanya akan menganggapnya lebih berharga.

Memberi nilai tambah pada sebuah kartu nama bisa dilakukan dengan menambahkan fungsi baru pada kartu nama tersebut. Salah satu yang bisa Anda lakukan adalah membuat kartu nama yang bisa dilipat dan diubah menjadi sebuah pen holder atau penjepit kartu.

Jika Anda berencana memberi nilai tambah pada sebuah desain kartu nama, pastikan masih relevan dengan bisnis Anda. Relevansi ini juga bisa memperkuat kesan dari merek atau perusahaan yang diwakilkan kartu nama tersebut.

9. Ingat Dasar dalam Membuat Desain

Terkadang orang berpikir terlalu rumit hingga melupakan hal-hal yang sangat mendasar. Hal ini juga kerap dijumpai saat membuat sebuah desain kartu nama. Perhatikan jarak antara konten dengan bagian tepi kartu, resolusi gambar yang hendak digunakan serta ukuran huruf dan angka.

Baca juga:  Cara Membuat Blog di WordPress dengan Mudah

Jarak konten dengan tepi kartu sebaiknya sekitar 5 mm. Resolusi gambar yang digunakan setidaknya 300 dpi agar gambar yang dicetak nanti tidak pecah. Selain itu, sebaiknya gunakan CMYK sebagai landasan warna dalam membuat desain kartu nama keren.

10. Hindari Kesalahan Umum

Ada beberapa kesalahan yang umum dilakukan saat membuat kartu nama. Ada beberapa desainer yang menggunakan garis tepi hingga membuat konten di dalam kartu terbungkus dalam sebuah frame.

Desain seperti ini memang terlihat menarik jika dapat dieksekusi dengan baik. Namun, jika pemotongannya sedikit bergeser posisi konten di dalamnya juga ikut bergeser. Ini bisa membuat frame terpotong dalam kondisi tidak rapi.

Kesalahan lain yang juga umum dilakukan terjadi saat proses pencetakan. Sering ada ketidaksesuaian antara printer dengan ketebalan kertas yang digunakan. Ketidaksesuaian seperti ini jelas bisa mempengaruhi hasil cetak kartu nama nantinya.

Sebagai contoh, jika printer yang digunakan memiliki spesifikasi kertas 3 mm, gunakan juga kertas yang tebalnya 3 mm. Jika ketebalan kertas yang digunakan kurang dari itu, hasil cetaknya pun akan melebar.

11. Tambahkan Info Menarik

Informasi yang disampaikan melalui kartu nama memang harus fokus. Meski demikian, bukan berarti Anda tidak bisa memberinya sedikit sentuhan tambahan. Ingat, kartu nama juga bisa difungsikan sebagai sebuah alat promosi. Karena itu, tidak salah jika Anda menambahkan informasi menarik ke dalamnya.

Ada banyak cara untuk menambahkan call to action ke dalam desain kartu nama, seperti menuliskan pesan singkat yang mendorong orang untuk mengunjungi website perusahaan. Meski demikian, usahakan agar call to action yang dimasukkan tidak terkesan terlalu dipaksakan.

Setelah membuat desain kartu nama, jangan lupa memeriksanya kembali apakah ada kesalahan penulisan. Pastikan apakah informasi penting yang ingin disampaikan sudah ada di sana. Jangan sampai setelah dicetak, ada beberapa penulisan yang salah hingga mengharuskan Anda untuk mencetak ulang desain kartu nama tersebut.

Menariknya, membuat kartu nama kini bisa dilakukan dengan lebih mudah. Ada banyak template kartu nama yang bisa Anda gunakan. Jika ingin membuatnya berbeda, memang ada baiknya jika Anda membuatnya sendiri dari awal. Anda pun bisa meminta bantuan desainer lepas untuk membuat desain kartu nama yang sesuai dengan keinginan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top