Tips Mengatur Jam Kerja Efektif untuk Freelancers

Berbeda dengan pekerja tetap, pekerja lepas atau freelancer tidak terikat jam kerja kantoran. Selama tidak melewati deadline, mereka bebas menentukan kapan harus bekerja.

Namun, mengatur jam kerja tidak selalu mudah bagi para freelancer. Baik itu freelancer penyedia jasa penulis maupun penyedia jasa lainnya, manajemen waktu menjadi kemampuan yang wajib dimiliki.

special40

1. Pilih Klien dengan Cermat

Pada masa-masa awal merintis karir sebagai seorang freelancer, Anda memang disarankan tidak terlalu pilih-pilih klien. Namun, kalau karier Anda sudah terbangun dan banyak yang meminta bantuan, mulailah untuk lebih cermat dalam memilih klien.

Anda bisa mulai dengan memilih klien yang berpotensi memberikan project secara rutin. Prioritaskan klien-klien seperti ini. Prioritaskan juga project yang nilainya tinggi. Untuk membantu menyaring klien, Anda bisa memasang rate cukup tinggi yang masih masuk akal.

2. Perkirakan Waktu Pengerjaan Setiap Project yang Ditawarkan

Dalam memilih project Anda juga harus bisa memperkirakan waktu pengerjaan project yang ditawarkan. Baik itu project jasa penulis maupun project desain grafis, pastikan Anda memiliki gambaran mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan project tersebut.

Setelah menemukan estimasi waktu pengerjaan project, bandingkan dengan fee yang akan Anda dapatkan nanti. Apakah fee-nya sepadan dengan usaha dan waktu yang dihabiskan? Jika cukup sepadan dan Anda pun masih memiliki kapasitas untuk mengerjakan project tersebut, tidak alasan untuk tidak menerimanya.

3. Buat Jadwal

Freelancer memang memiliki kebebasan untuk menentukan waktu kerjanya. Namun, mereka juga memiliki deadline yang harus dipatuhi. Deadline inilah yang nantinya menjadi acuan dalam membuat jadwal kerja.

Dalam membuat jadwal kerja, seorang freelancer kadang juga dibingungkan banyaknya project yang harus dikerjakan, terlebih jika semua project memiliki deadline berdekatan, bahkan sama.

Baca juga:  3 Cara Sederhana Mengelola Beban Kerja Freelance Kamu

Jika ini yang sedang Anda hadapi, mulailah dengan membuat skala prioritas. Buat timeline untuk masing-masing project. Selanjutnya, Anda cukup disiplin mengikuti jadwal yang telah dibuat.

4. Bekerja di Waktu Paling Produktif Anda

Setiap orang memiliki waktu produktif berbeda-beda. Meski secara umum waktu produktif manusia berkisar di angka 3 jam, kapan waktu tepatnya Anda merasa produktif adalah satu hal yang berbeda.

Untuk menemukan waktu paling produktif Anda, cobalah bekerja di beberapa waktu yang berbeda, seperti pada pagi, siang, sore, atau malam hari. Dari beberapa pilihan waktu tersebut, mana yang menurut Anda paling nyaman untuk bekerja dan mampu memberi hasil paling optimal? Itulah waktu paling produktif Anda.

Jika kelak ingin mengerjakan project jasa penulis atau project lainnya, Anda bisa memprioritaskan untuk mengerjakannya pada waktu tersebut.

5. Jangan Lupa Berlibur

Menjadi produktif bukan berarti Anda harus bekerja secara terus setiap hari. Sama halnya dengan mesin yang bisa panas jika dioperasikan secara terus-menerus, tubuh manusia juga memiliki batasan serupa. Jika sudah sampai pada batasnya, bekerja tidak lagi efektif.

Ambillah hari libur. Bukan hanya libur mingguan, Anda juga bisa mengambil libur bulanan jika memang diperlukan. Cuti kerja selama beberapa hari bukan berarti Anda kabur dari pekerjaan. Justru sebaliknya, berlibur bisa membantu mengembalikan produktivitas Anda.

Seorang freelancer juga harus tahu kapan perlu mengatakan tidak kepada tawaran project yang datang. Selain karena pertimbangan nilai project yang mungkin kurang sesuai, ada kalanya Anda harus menolak tawaran yang datang untuk menjaga kualitas hasil kerja.

Jika bisa konsisten memberikan hasil yang baik, bukan tidak mungkin klien lama Anda akan datang kembali dengan menawarkan project jasa penulis atau project lain yang nilainya lebih besar.

Baca juga:  5 Cara Mengelola Keuangan yang Tepat Bagi Freelancer

Referensi: lifehacker.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top