Incar Pasar Freelancer di Indonesia dan Thailand, Fastwork Raih Pendanaan Seri A

Pada tanggal 17 Oktober 2018 ini, platform freelancer asal Thailand bernama Fastwork mengumumkan telah mendapat pendanaan Seri A sebesar US$4,8 juta (sekitar Rp72,8 miliar).

Investasi tersebut dipimpin oleh Gobi Partners lewat dana investasi Gobi-Agung Fund, serta diikuti oleh Vickers Venture Partners, Partech Partners, dan Line Ventures.

Dana segar ini rencananya akan mereka gunakan untuk meluncurkan berbagai produk baru dan masuk ke pasar yang baru.

Baru-baru ini, mereka telah meluncurkan layanan premium bernama Fastwork Pro dan Fastwork Enterprise, yang memungkinkan para freelancer terbaik di platform mereka untuk mendapat proyek yang lebih besar.

Fakta penting tentang Fastwork

  • Meski didirikan di Thailand, namun Indonesia merupakan negara kunci bagi Fastwork.
  • Startup yang didirikan oleh entrepreneur yang pernah bekerja di Silicon Valley tersebut kini telah mempunyai lima puluh karyawan di Thailand dan Indonesia.
  • Mereka mengaku mengalami peningkatan pendapatan sebesar 1100 persen sejak bulan Desember 2017 lalu.
  • Di awal bulan ini, platform serupa asal Amerika Serikat bernama Upwork juga berhasil mendapat dana segar sebesar US$187 juta (sekitar Rp2,8 triliun) untuk valuasi US$1,5 miliar (Rp22,7 triliun) setelah masuk ke bursa saham di New York.
  • Di Indonesia sendiri telah ada beberapa platform freelancer yang bisa kamu gunakan.

Artikel ini telah tayang di id.techinasia.com dengan judul “[Flash] Incar Pasar Freelancer di Indonesia dan Thailand, Fastwork Raih Pendanaan Seri A”

Artikel asli

Baca juga:  Cara Menyembunyikan atau Menunjukkan Produk Pekerjaan di Fastwork

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top