5 Manfaat Riset Kompetitor dalam Bisnis

riset kompetitor bisnis

Sebut saja namanya Clara. Wanita bertalenta bisnis ini memilih mundur dari posisinya sebagai manajer eksekutif sebuah agensi iklan terkemuka.

Ia tak lagi ingin sibuk menjalankan visi dan misi kantornya. Tekadnya sudah bulat—ingin menciptakan terobosan baru dengan membawa brand sendiri.

Clara tak serta-merta mudah membangun situs bisnis dengan beberapa koleksi tas tenun hasil rancangannya. Ada banyak riset yang ia lakukan di awal perjalanan bisnisnya. Salah satunya, riset kompetitor!

Anda mungkin seperti Clara, pelaku bisnis yang masih harus banyak belajar. Belajar untuk melihat kelebihan dan kekurangan kompetitor bisnis mutlak diperlukan, selain aspek fundamental lainnya.

Melakukan investigasi tidak berarti membuat Anda menghabiskan waktu percuma menjelajahi apa yang dimiliki dan ditawarkan orang lain.

Dengan strategi yang tepat, Anda bisa mengambil sejumlah manfaat dari kompetitor target untuk memajukan bisnis yang sedang Anda jalankan.

Berikut 5 manfaat riset kompetitor dalam bisnis, seperti dilansir dari situs bisnis luar negeri, www.quicksprout.com

hire sekarang

1. Menguatkan Brand Positioning

Mengetahui posisi kompetitor dengan produk sejenis akan memberitahu di level mana produk bisnis Anda berada. Seperti halnya Clara yang memperkenalkan produknya dengan brand image tas tenun, artinya ia sadar bahwa produknya termasuk jenis handicraft.

Clara membuat produk tasnya dari kain tradisional, yaitu kain tenun yang begitu unik. Hal ini yang membuat tas Clara berbeda dengan tas-tas yang berbahan kulit, plastik, ataupun sintetis lainnya.

Sesuatu yang membuat brand produk tampak unik dalam industri sehingga selalu diingat konsumen seperti yang Clara lakukan, disebut sebagai brand positioning.

Ini sangat penting agar konsumen memiliki alasan memilih produk bisnis Anda. Pelajari kompetitor, lalu temukan celah untuk menonjolkan kelebihan produk Anda.

Baca juga:  Bagaimana Cara Memilih Jasa Penerjemah yang Berkualitas

2. Menentukan Strategi Pemasaran

Tahukah Anda bahwa kompetitor dapat menjadi referensi strategi pemasaran yang potensial? Ya, Anda dapat mengamati strategi apa yang berhasil dilakukan kompetitor, begitu juga sebaliknya.

Rekam jejak kompetitor bisa digunakan untuk memprediksi peluang bisnis yang Anda geluti, seperti dikemukakan akademisi dan praktisi bisnis Indonesia, Rhenald Kasali.

Prediksi itu nantinya bisa diperkuat dengan pengalaman bisnis Anda sendiri, sehingga dapat ditentukan cara pemasaran yang sesuai.

Misalnya pada kisah Clara, ia menyasar target kelas menengah ke atas, sehingga ia tahu bagaimana menjalankan strategi dengan memasarkan tas tenunnya di situs e-commerce yang mengusung tema handicraft.

Clara tidak dapat sembarang memasukkan koleksi tasnya di situs belanja umum, yang membuat harga jual produknya terekspos lebih mahal dibandingkan harga tas kompetitornya.

3. Mencermati Tren

Temukanlah brand-brand kompetitor Anda di dunia maya dan lihat bagaimana popularitas mereka! Anda dapat menjelajahi beragam akun bisnis di portal Instagram, Facebook, Pinterest, Google Business Site, hingga e-commerce/marketplace.

Popularitas brand di dunia maya adalah salah satu bagian dari senjata ampuh digital marketing di era milenium. Untuk mengetahui kekuatan kompetitor di bidang ini, Anda bisa memanfaatkan berbagai macam perangkat lunak yang dapat memberikan data tren suatu brand.

Clara pun melakukan hal serupa sebelum memilih kain tenun sebagai bahan dasar tas rancangannya. Ia melihat bagaimana produk tas menempati peringkat atas di mesin pencarian Google saat orang hendak berbelanja online.

Tak hanya itu, ia meriset tingkat kompetensi yang rendah pada kain tenun dibandingkan bahan sintetis lain. Dengan demkian, Anda bisa memantau dan mencermati tren suatu industri lalu menemukan berbagai celah untuk dimanfaatkan.

4. Melihat Preferensi Konsumen

Para pelaku bisnis sejatinya dapat melihat selera konsumen pada produk yang mereka hasilkan. Jika Anda sudah mengetahui dengan baik hakikat produk bisnis Anda, maka itu belum cukup! Ingat, pengalaman adalah guru terbaik, namun pengalaman itu tak harus datang dari diri Anda sendiri.

Baca juga:  7 Pertimbangan dalam Memilih Lokasi Gedung Kantor

Anda juga dapat mengambil pelajaran dari pengalaman orang lain, yaitu kompetitor Anda. Melihat review pembeli dari produk yang dijual oleh kompetitor akan memberi pandangan baru bahwa ulasan tersebut menggambarkan preferensi konsumen.

Belajarlah dari ulasan-ulasan positif dan negatif kompetitor Anda untuk kesuksesan bisnis Anda di masa depan.

5. Melihat Performa SEO

JIka Anda telah menetapkan langkah menjadi seorang pebisnis andal, maka teknologi digital harus dalam genggaman Anda. Satu hal utama yang perlu diketahui dari para kompetitor adalah seberapa baik performa search engine optimization (SEO) dalam situs web yang mereka miliki.

Kegiatan riset untuk SEO ini meliputi berbagai tahapan, seperti dikemukakan sejumlah fasilitator Gapura Digital Google, di antaranya keyword, jumlah backlink, hingga total share yang diperoleh pada setiap halaman dalam situs web target.

Anda bisa menggunakan jasa SEO untuk memudahkan dan mempercepat hasil yang didapat.

Melihat performa SEO dalam situs web kompetitor berarti memberikan sebuah pelajaran tentang pentingnya traffic untuk omset bisnis Anda.

Nah, dengan 5 manfaat yang telah diuraikan di atas, Anda dapat mengetahui betapa pentingnya riset terhadap kompetitor dilakukan, selain riset terhadap bisnisnya sendiri.

Mari terapkan sisi lain kompetitor Anda—amati, tiru, dan modifikasi untuk kesuksesan bisnis Anda!

banner fastwork id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *