4 Soft Skill untuk Freelance yang Harus Dikuasai

Ketika anda ahli di bidang anda masing-masing, anda pasti memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas dengan sukses dan tepat waktu.

Itulah arti industri freelancing yang sesungguhnya. Industri ini membiarkan anda melakukan apa yang anda kuasai, sehingga anda dapat menghasilkan uang darinya.

Tentunya itu peluang bagus untuk anda bukan? Sama seperti para pekerja di bidang industri lain, pekerja lepas juga membutuhkan soft skill yang mendukung. Mereka harus bersaing untuk mendapatkan tempat di pasar.

Ketika mereka mencari klien baru dan mencoba membangun hubungan jangka panjang dengan klien mereka, saat-saat seperti inilah soft skill dibutuhkan.

Apa saja soft skill yang perlu dikembangkan jika kita hendak menjadi seorang freelancer yang mampu merebut hati klien?

1. Kemampuan komunikasi

Yang pertama dan yang terpenting pastinya adalah communication skills. Semua hal dimulai dengan komunikasi. Membangun relasi dan kepercayaan klien juga butuh komunikasi.

Dengan komunikasi kita memberikan kesan mendalam di hati setiap klien kita. Bagaimana cara kita memulai berkenalan dengannya, cara kita berdiskusi dengannya hingga akhirnya tercipta sebuah kesepakatan lalu mulailah hubungan kerja, bagaimana berdiskusi soal ide-ide dan yang terpenting adalah bagaimana membangun kepercayaan dalam hati klien.

Ini sangat penting karena inilah yang menentukan kita menjadi seorang freelancer yang dapat bertahan atau tidak. Oleh karena itu kemampuan berkomunikasi kita harus diasah sedemikian.

2. Keterampilan manajemen stres

Persaingan di industri freelancer sangat ketat! Bahkan ketika anda melakukan yang terbaik, anda masih mungkin kehilangan klien anda karena banyak faktor semisal saja dia sudah menemukan klien baru dengan tugas kerja yang sama tapi dengan bayaran yang lebih murah.

Tentu semua orang tidak ingin rugi bukan? Jika mendapat yang lebih murah biasa orang akan tertarik untuk menjalin kerja sama. Apakah anda mulai menetapkan tarif lebih rendah per jam atau apakah anda mempertahankan harga yang sesuai dengan bakat anda?

Baca juga:  6 Pekerjaan Freelance yang Bisa Dilakukan Mahasiswa

Bagaimana anda membatalkan kontrak untuk pekerjaan yang tidak lagi menginspirasi anda ketika klien sangat baik kepada anda? Stres kerja adalah masalah besar bagi para freelancer.

Anda harus menjadi yang terbaik dalam apa yang anda lakukan jika anda ingin bekerja untuk klien terbaik. Anda harus tetap kompetitif dengan pekerjaan anda, tetapi dengan biaya anda juga. Seluruh hidupmu akan
menjadi rutinitas.

Ketika anda mengerjakan tugas penting dengan tenggat waktu yang dekat, anda akan menghabiskan seluruh hari di sebuah ruangan.

Jika anda tidak mempunyai keterampilan manajemen stres yang tepat, anda akan segera berhenti saat ada tekanan dan anda tidak akan mampu bersaing di dunia industri freelancer.

Oleh sebab itu perlu sekali untuk anda belajar mengolah stres anda sendiri.

3. Kemampuan manajemen diri sendiri

Banyak orang memutuskan untuk mencoba menjadi freelancer karena mereka pikir mereka dapat bekerja kapan pun mereka mau dan tenrunya dimanapun itu.

Itulah yang terjadi sekarang kenapa banyak sekali orang yang pada akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang freelancer. Jika Anda ingin sukses menjadi seorang freelancer, anda harus mampu mengatur diri anda sendiri.

Semakin teratur anda, semakin banyak pekerjaan produktif yang akan anda mampu kerjakan dalam satu hari. Semakin banyak pekerjaan yang anda lakukan, semakin banyak uang yang Anda hasilkan.

Saat Anda tidak berada di bawah pengawasan langsung dan anda bebas mengatur jadwal sesuai keinginan anda, tanggung jawab untuk tetap teratur dan menggunakan waktu dengan maksimal jauh lebih besar.

4. Kemampuan untuk memecahkan masalah

Keterampilan pemecahan masalah mengacu pada kemampuan anda untuk mengenali masalah, menganalisa dan memahaminya serta datang dengan solusi yang relevan.

Baca juga:  Ingin Produkmu Selalu Menjadi yang Teratas di Fastwork? Lakukan Ini!

Sebagai pekerja lepas, anda akan memiliki masalah yang berbeda untuk dipecahkan. Terkadang Anda tidak akan memahami proyek. Terkadang anda tidak dapat memenuhi tenggat waktu.

Terkadang klien tidak akan membayar apa yang anda hasilkan. Terkadang anda melakukan pekerjaan yang sangat buruk dan anda harus melakukan revisi.

Anda harus mengenali tantangan dan mengidentifikasi masalah sebelum mereka menjadi terlalu serius. Semakin fleksibel anda mencari solusinya, semakin baik anda akan menghadapi semua jenis situasi.

Betapapun hebatnya softskill anda, ingat bahwa selalu ada ruang untuk pertumbuhan. Membangun karir freelancing adalah perjalanan yang menantang yang terus-menerus memaksakan kebutuhan untuk perbaikan diri.

Bekerjalah dengan soft skill yang disebutkan di atas dan anda pasti akan melihat perbedaan dalam cara anda menjadi freelancer.

banner fastwork id

Sumber:
Freelancer: The Most Important Soft Skills Freelancers Need To Develop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top