Baru Jadi Freelancer? Ini Tips Supaya Keuangan Kamu Tetap Sehat

Hi freebuddies, excited banget pastinya ketika kamu memutuskan untuk merdeka dan bekerja sebagai seorang freelancer.

Sekarang kamu dapat menikmati kebebasan dan fleksibilitas dalam menggunakan waktu tapi tentunya sebagai seorang freelancer yang cerdas kamu perlu banget ngebikin perencanaan dalam hal keuangan.

Nah, berikut beberapa kiat dalam hal keuangan untuk kamu yang masih baru agar dapat selalu menikmati hidup sebagai seorang freelancer.

Bangun jaring pengaman yang kuat

Satu hal yang berubah ketika kamu mutusin untuk menjadi freelancer adalah ga dapet gaji yang tetap. Ini terkadang menjadi sumber kekhawatiran bagi freelancer karena akan ada resiko tidak memiliki pendapatan saat ada kebutuhan.

Resiko ini tentunya akan berkurang seiring bertambahnya jumlah klien yang kamu miliki tapi bahkan seorang freelancer veteran pun bisa mengalami situasi yang mayan kepepet soal uang. OH NO, gimana dong?

Jangan panik dulu. Yang kamu butuhkan adalah menyiapkan “dana biaya utama” untuk masa-masa di mana proyek sedang tidak seramai biasanya.

Intinya, dana ini adalah uang yang kamu sisihkan sebelumnya untuk bisa membayar biaya kebutuhan hidup utama selama jangka waktu yang cukup seperti beberapa minggu. Ini bermanfaat bukan hanya untuk bertahan hidup saja loh.

Salah satu manfaat lain yang didapat dengan menyiapkan “dana biaya utama” tadi adalah kamu tetap bisa menolak pekerjaan yang kurang ideal dalam hal harga apabila dibandingkan dengan pengalaman yang kamu miliki.

Pas lagi kepepet, kamu akan lebih gampang tergoda untuk ngelakuin kerjaan buat dapetin tambahan aja padahal biasanya kerjaan serupa pasti kamu tolak.

Tentunya memiliki alokasi dana ini juga menghindarkan kamu dari stres yang dapat ditimbulkan oleh kecemasan tentang keuangan. Bisa pusing mulu tuh.

Baca juga:  10 Kerja Part Time Pilihan Saat Kuliah di Luar Negeri

Bangun sistem keuangan yang “otomatis”

Freelancer pastinya suka ngelakuin hal-hal yang emang sesuai dengan bidang keahlian seperti misalnya desain, menulis, buat website, atau lainnya.

Nah ngurusin keuangan dengan semua angka-angka dan excelnya itu pasti dianggep nyebelin dan emang dikerjain karena harus aja.

Untungnya mengatur keuangan bisa loh dibuat lebih “otomatis” jadi kamu ga perlu menggunakan terlalu banyak waktu dalam hal itu dan bisa lebih fokus mengerjakan hal yang emang kamu sukai.

1) Pisahin akun bank kamu. Misahin akun bisnis dan akun pribadi ini bakal bikin lebih gampang buat kamu melacak semua pendapatan dan pengeluaran yang berhubungan dengan pekerjaan kamu.

Kalo uda dipisahin rekening dan kartu kredit bisnisnya pasti lebih gampang deh buat tau biaya mana aja yang memang keluar karena pekerjaan.

2) Temukan akuntan yang baik dan selalu berkomunikasi. Ada bagusnya kalo kamu berkomunikasi rutin dengan teman atau konsultan yang memang mengerti akunting dan perpajakan jadi bisa selalu bertanya.

Kalo nunggu masa-masa perlu lapor pajak baru diurusin bakal lebih ribet jadinya.

3) Buat rutinitas dalam melacak keuangan kamu. Siapin cara yang tetap untuk melacak semua penghasilan, pengeluaran dan perpajakan kamu.

Ini bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi misalnya. Dengan adanya rutinitas semacam ini dan mematuhinya, kamu dapat meminimalkan waktu yang kamu perlukan sewaktu ada keperluan untuk mengetahui kondisi keuangan kamu.

Selamat mencoba!

banner fastwork id

Sumber:
Upwork: Freelancer Finances: Budget Tips to Help You Stay Afloat

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top