Trik Penerjemahan Praktis untuk Penerjemah Pemula

Ada yang bilang saat ini menerjemahkan jauh lebih mudah. Selain ada kamus, aplikasi terjemahan seperti Google Translate juga sudah tersedia. Namun, jasa penerjemah masih saja dibutuhkan agar akurasi terjemahan lebih akurat.

Berikut beberapa tips praktis untuk meningkatkan kualitas hasil terjemahan.

special40

1. Pahami Konteks dan Maksud dari Kalimat yang Ingin Diterjemahkan

Menerjemahkan bukan hanya mengubah setiap kata dalam satu kalimat ke dalam bahasa lain. Perlu diingat, setiap kalimat memiliki maksud dan pesan yang ingin disampaikan penulisnya.

Pesan dan maksud tersebut harus tetap terjaga saat Anda menerjemahkannya nanti. Karena itu, pahami hal tersebut sebelum mulai menerjemahkannya.

Pahami konteks dan maksud setiap kalimat yang ingin diterjemahkan. Korelasikan dengan kalimat sebelum dan sesudahnya. Pahami juga konteks dalam satu paragrafnya. Dengan demikian, terjemahan yang akan Anda buat nanti tidak akan menyimpang dari pesan yang ingin disampaikan oleh sang penulis.

2. Pertimbangkan untuk Menggunakan Kalimat Pendek

Dalam beberapa kasus, hasil terjemahan tidak harus sama persis seperti tulisan aslinya. Tentu saja, sama di sini adalah sama dalam konteks penggunaan kata-kata. Tidak semua bahasa memiliki tata bahasa yang sama.

Untuk menjaga akurasi pesan yang ada di dalamnya, cobalah untuk mengurai kalimat panjang menjadi beberapa kalimat lebih pendek dan langsung pada poin utamanya.

Cara ini cukup efektif menjaga maksud dari tulisan yang ingin diterjemahkan. Tidak jarang, cara ini justru memudahkan pembaca dalam menangkap pesan yang ada dalam tulisan terjemahan.

3. Gunakan Kalimat Aktif

Dalam beberapa bahasa, dibandingkan dengan kalimat pasif, kalimat aktif cenderung lebih mudah dibuat. Kata yang dibutuhkan untuk menyusunnya juga lebih sedikit. Namun, kelebihan dari kalimat aktif tidak hanya itu. Dengan kalimat aktif, sebuah tulisan menjadi terasa lebih hidup dan aktif.

Baca juga:  Cek Personal Style dalam Karya Desain, Perlukah?

Ini sangat terasa saat menerjemahkan tulisan dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Indonesia, kalimat pasif dan aktif memang terkesan tidak banyak berbeda, khususnya dari segi jumlah kata. Namun, saat kalimat pasif dalam bahasa Indonesia diubah ke bahasa Inggris, pada saat itulah perbedaannya menjadi begitu terasa.

Meski demikian, jasa penerjemah biasanya tidak asal mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif. Semua disesuaikan kembali dengan maksud dari sang penulis.

4. Gunakan Tool Terjemahan Hanya sebagai Pembuka Jalan

Tidak ada yang salah dalam menerjemahkan dengan tool terjemahan. Saat ini akurasi tool-tool penerjemah juga semakin tinggi. Namun, jangan terlalu bergantung pada alat seperti ini. Cukup gunakan tool penerjemah sebagai pembuka jalan, bukan sebagai akhir tujuan.

5. Periksa Kembali Hasil Terjemahan yang Telah Dibuat

Saat menerjemahkan sebuah tulisan, seorang penerjemah biasanya lebih fokus pada konteks dan hal-hal yang ingin disampaikan penulisnya. Dikarenakan hal tersebut, terkadang mereka kurang memperhatikan hal-hal kecil seperti tanda baca.

Tidak jarang mereka juga melakukan kesalahan penulisan atau typo. Untuk memastikan hasil terjemahan benar-benar layak, jangan lupa untuk memeriksa kembali hasil terjemahan tersebut.

Untuk membantu meminimalkan typo, aktifkan fitur koreksi otomatis. Sebagian besar software word processor sudah dilengkapi fitur tersebut. Meski demikian, fitur ini hanya digunakan untuk mengurangi kesalahan. Anda tetap harus proofreading untuk memastikan tidak ada kesalahan.

Seorang penerjemah tidak seharusnya terlalu bergantung pada alat. Kemampuan bahasa dan kemampuan menulis tetap harus menjadi yang utama. Meski demikian, seorang penerjemah juga harus tahu bagaimana cara memanfaatkan alat-alat penerjemahan dengan baik.

Hanya dengan kombinasi dari tiga kemampuan inilah, penyedia jasa penerjemah bisa bekerja lebih efektif dan menawarkannya dengan harga yang lebih kompetitif.

Baca juga:  5 Langkah Memulai Karier Sebagai Freelancer Ditengah Kesibukan Kerja Full-Time

Referensi: interproinc.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top