Tips Menentukan Desain Logo untuk Bisnis Anda

Logo bukan hanya sekedar simbol atau pemanis sebuah merek bisnis. Logo juga merupakan wajah yang mencerminkan karakter sebuah merek sekaligus perusahaan yang diwakilinya.

Atas dasar itulah, logo perusahaan dibuat sedemikian rupa agar sesuai dengan visi, misi, dan karakter dari perusahaan. Namun, untuk membuat desain logo yang memenuhi semua ekspektasi, ada beberapa hal yang harus dipahami.

special40

1. Fokus

Komposisi warna yang menarik tidak diperoleh begitu saja. Ada proses panjang dan cerita yang melatarbelakanginya. Ada tujuan yang ingin dicapai dan alasan kenapa sebuah logo perusahaan perlu dibuat.

Sebelum membuat sebuah logo, pahami apa tujuan dari logo tersebut. Tentukan apa yang ingin Anda sampaikan dan putuskan perasaan apa yang ingin Anda ciptakan saat audiens melihat logo yang dibuat. Dari sinilah Anda akan mengetahui warna apa yang sebaiknya dipilih, bagaimana komposisi warnanya hingga bentuk dari desainnya.

2. Pahami Psikologi Warna

Setiap warna memiliki nuansanya sendiri. Ada warna yang terkesan tegas dan berani, ada juga warna yang terkesan lembut dan menenangkan.

Setiap kesan yang terbentuk berasal dari persepsi yang dibentuk pikiran manusia. Karena itulah, memahami psikologi warna akan sangat membantu dalam menentukan komposisi warna apa yang sebaiknya digunakan.

Jika Anda ingin orang merasa bersemangat saat melihat logo Anda, pilihan warnanya adalah merah, kuning, atau jingga. Namun, jika ingin menciptakan kesan yang kalem, coba warna pastel pada logo perusahaan Anda.

3. Jangan Takut Bereksperimen

Warna berbeda akan memberi dampak berbeda pula kepada konsumen. Dampak tersebut hanya bisa diketahui secara pasti setelah Anda mencoba beberapa komposisi warna pada logo perusahaan Anda.

Tidak jarang, beberapa perusahaan sengaja mengubah logonya beberapa kali hingga mendapatkan desain logo terbaik dan paling sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Karena itu, jangan takut untuk bereksperimen. Dengan cara inilah Anda bisa memvalidasi sebuah logo.

Baca juga:  Cara Membuat Voice Over Menjadi Lebih Profesional

4. Analisis Kompetisi

Logo adalah wajah perusahaan; harus ada karakter di dalamnya. Agar logo yang dibuat memenuhi tujuan tersebut, satu-satunya cara adalah dengan memahami kompetitor Anda. Cari tahu seperti apa desain logo kompetitor dan karakter yang ditonjolkannya.

Jika logo kompetitor Anda menggunakan warna ungu, sebaiknya hindari penggunaan warna yang sama. Jika merek kompetitor Anda lebih besar, bisa dipastikan warna yang Anda pilih dan logo yang dibuat akan tenggelam dan kalah bersaing. Carilah warna yang berbeda atau pilih warna yang serupa, tetapi jarang digunakan.

5. Buat Moodboard

Komposisi warna yang berbeda bisa menciptakan mood yang berbeda pula. Untuk membantu mengetahui mood apa yang tercipta dari logo yang dibuat, cobalah bereksperimen dengan membuat moodboard.

Mood board adalah sebuah tool sederhana yang akan membantu Anda bereksperimen dengan warna. Prinsip dasar tool ini adalah menempatkan beberapa warna dalam satu halaman yang sama. Saat melihat perpaduan warna yang disajikan, rasakan apa mood yang terbentuk. Untuk membuat moodboard, Anda juga bisa memanfaatkan tool seperti color picker tool.

Saat membuat desain logo perusahaan, pertimbangkan hal ini. Logo adalah wajah dari perusahaan. Bagaimanapun, logo juga merupakan aset perusahaan.

Kini membuat logo perusahaan bisa lebih mudah bahkan lebih terjangkau. Bahkan logo bernilai tinggi bisa saja dibuat dengan biaya yang lebih terjangkau. Ada freelancer yang bisa membantu Anda. Bahkan kini tidak sedikit freelancer yang memiliki portofolio yang cukup menarik.

Referensi: 99designs.com

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top